MUI Luncurkan Buku ‘Khutbah Jumat Islam Penuh Rahmat’

HomeAgenda dan BeritaGaleri Kegiatan

MUI Luncurkan Buku ‘Khutbah Jumat Islam Penuh Rahmat’

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meluncurkan buku Khutbah Jumat Islam Penuh Rahmat yang disusun oleh Lembaga Pentashih Buku dan Konten Keislaman (LPBKI)

Lembaga Pentashih Buku dan Konten Keislaman MUI Rumuskan Tiga Agenda Utama
Arahan Wakil Presiden RI Pada Acara Penguatan Peran Ulama Menanggulangi Covid-19
LPBKI MUI Semarakkan Peringatan Hari Santri dan Sumpah Pemuda

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meluncurkan buku Khutbah Jumat Islam Penuh Rahmat yang disusun oleh Lembaga Pentashih Buku dan Konten Keislaman (LPBKI) MUI.

Peluncuran buku tersebut dilakukan oleh Ketua Umum MUI KH. Ma’ruf Amin yang diwakili Wakil Ketua Dr. Ir. Lukmanul Hakim pada Ahad malam (24/2) di hotel Sari Pacific, Jakarta Pusat.

“Alhamdulillah MUI telah me-launching buku Khutbah Jumat Islam Penuh Rahmat, yang isinya khutbah-khutbah Jumat yang Rahmatan Lil Alamin,” kata Lukmanul.

Buku ini diterbitkan oleh MUI dalam rangka memberikan panduan kepada khatib-kathib untuk memberikan khutbah Jumat dengan pesan-pesan ibadah yang mengarusutamakan nilai-nilai Islam yang ramah, wasathiyah (moderat), penuh tuntunan kemaslahatan umat dan bangsa, meneguhkan harmonisasi nilai-nilai Islam yang komitmen berbangsa dan bernegara serta memperkuat kesejahteraan umat dan bangsa Indonesia baik mental maupun spiritual.

Menurutnya dengan berbagai tema dan materi yang terdapat dalam buku ini diharapkan bisa memberikan nuansa kembali kepada nilai-nilai Islam Rahmatan Lil Alamin.

“Buku ini sangat penting bagi kita, karena kita, umat Islam di Indonesia tidak ingin sampai keluar dari Islam rahmatan lil alamin dengan Islam wasathiyah. Fungsi kita (MUI) untuk mengawal buku Khutbah Jumat ini sebagai media untuk menyampaikan khutbah kepada para jamaah dengan konsep Islam yang rahmat,” jelasnya.

Ia menambahkan, buku ini dicetak sebanyak 10 ribu eksemplar untuk didistribusikan ke seluruh masjid di Indonesia.

Tahun politik, katanya, di tengah ramainya kampanye menjelang pemilihan presiden dan wakil presiden, diharapkan para pengkhutbah dapat memberikan ceramah yang membawa kedamaian dan kerukunan kepada masyarakat meski berbeda pandangan dalam memilih.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0