MUI: Sumber Informasi Harus Tashih Agar Rahmatan Lil ‘Alamin

HomeAgenda dan Berita

MUI: Sumber Informasi Harus Tashih Agar Rahmatan Lil ‘Alamin

MUI: Sumber Informasi Harus Tashih Agar Rahmatan Lil ‘Alamin JAKARTA (TASHIH MUI) - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof. Dr. Utang Ranuwijaya,

Urgensi Mempelajari Peradaban Mesir Kuno
Hikmah Isra’ Mi’raj
Buletin Jumat: Aktualisasi Substansi Ajaran Salat dan Puasa dalam Sendi-sendi Kehidupan

MUI: Sumber Informasi Harus Tashih Agar Rahmatan Lil ‘Alamin

JAKARTA (TASHIH MUI) – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof. Dr. Utang Ranuwijaya, M.A. mengatakan, di era digital buku menjadi tantangan. Sebab, teknologi informasi menjadi sumber informasi dalam menulis proposal di perguruan tinggi.

“Mahasiswa sekarang jarang datang ke perpustakaan. Mereka mencari sumber informasi dari dunia digital,” ujar Prof. Utang dalam acara Silaturahim Nasional (Silatnas III) Stakeholders Konten Keislaman, yang diselenggarakan oleh Lembaga Pentashih Buku dan Konten Keislaman Majelis Ulama Indonesia (LPBKI MUI), di sebuah hotel di Jakarta Selatan, Selasa (14/12/2021).

Bahkan, dikatakan dia, pesatnya sumber informasi digital menarik sejumlah penulis terkenal beralih ke buku digital. Bahkan, sebuah aliran sesat Jamaah Islamiah memasok sumber informasi melalui digital.

“Para pemimpin sesat dari kaum liberal, pluralis dan sekuler memasok informasi melalui digital,” katanya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris LPBKI MUI, Dr. Ahmad Ali MD, M.A. mengatakan, sertifikat tashih menjadi penting di era informasi, media sosial (medsos) dan digital dewasa ini.

Hal ini, menurut dia, agar produk buku dan konten keislaman selaras dengan tujuan Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin.

“Para penerbit buku dan konten keislaman harus mentashihkan produknya ke LPBKI MUI, agar semakin legitimate dan maslahat,” ujarnya.

[Sumber berita diolah dari berbagai media, sumber foto: www.indoposco.id (15/12/2021)]

 

 

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0